Banyak Lubang di Jalan Nasional Cilegon, Warga: Kita Sudah Bayar Pajak, Mana Tanggung Jawab Pemerintah?

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Banyak Lubang di Jalan Nasional Cilegon, Warga: Kita Sudah Bayar Pajak, Mana Tanggung Jawab Pemerintah?

Jumat, 16 Januari 2026
Salah satu lubang di Jalan Nasional Cilegon 


CILEGON— Selain membuat banjir di banyak tempat, musim hujan juga membuat kondisi jalan nasional di Kota Cilegon banyak yang berlubang. Hal ini dianggap bisa membahayakan para pengendara yang melintas, khususnya roda dua.

Hal itu tak ayal dikeluhkan oleh warga yang merasa tidak nyaman dan khawatir terjadinya kecelakaan lalu lintad dengan banyaknya lubang di jalan tersebut.


Iklan

"Makin besar selama musim hujan ini. Banyak coba lihat diantara BJB Cilegon ke arah Secufondo. Bahaya itu kalau roda sepeda motor masuk lubang, bisa jatuh," kata warga Kelurahan Sukmajaya, Cilegon, Erlan. Jum'at (16/1/2026).

Lubang-lubang lain, yang paling besar ditutup oleh warga dengan puing 


Warga juga meminta kepada pihak pemerintah terkait untuk melek dan peka dengan kondisi jalan yang berpotensi mencelakakan pengendara. Terlebih warga mengaku sudah membayar kewajiban pajak kendaraan kepada pemerintah.

Iklan

"Saya tahu jalan nasional itu kewenangan kementerian. Tapi pemerintah daerah kan bisa berkoordinasi untuk melakukan perbaikan ?! Itu pas lobang besar di bawah JPO Ramayana sudah ada masyarakat yang peka dan berinisiatif menambal dengan puing agar lubang tidak membahayakan. Dan kita juga rakyat sudah bayar pajak kendaraan, lalu mana kewajiban pemerintah ?," ungkapnya.

Dari pantauan langsung di lokasi  lubang- lubang yang ada berada di sekitar median tengah antara jalur BJB ke arah Secufondo Cilegon. Kebanyakan lubang merupakan lubang lama yang ditambal dan aspal mengalami korosi dan berlubang kembali. Kedalaman lubang bervariasi dari 5 hingga belasan centimeter. (*/red)

#Pembangunan

close