Gema Al-Khairiyah Menggugat! Kebocoran Gas PT Vopak Merak Jadi Bukti Kelalaian: "Jangan Korbankan Nafas Warga Demi Profit!"

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Gema Al-Khairiyah Menggugat! Kebocoran Gas PT Vopak Merak Jadi Bukti Kelalaian: "Jangan Korbankan Nafas Warga Demi Profit!"

Sabtu, 31 Januari 2026
Ketua Formatur DPD Gema Al-Khairiyah Kota Cilegon, Duhriyah



CILEGON – Insiden kepulan asap kuning yang menyelimuti langit Merak akibat dugaan kebocoran tangki gas di PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu (31/01/2026). DPD Gerakan Mahasiswa Al-Khairiyah (Gema) Kota Cilegon secara tegas mengecam insiden ini sebagai bentuk kelalaian nyata terhadap standar keselamatan industri.

Ketua Formatur DPD Gema Al-Khairiyah Kota Cilegon, Duhriyah, angkat bicara dan memberikan poin-poin gugatan keras terhadap perusahaan dan pemerintah daerah.

Ada empat poin yang disampaikan Duriyah dalam keterangan persnya. Sabtu (31/1/2026) malam.

Asap pekat kuning kecoklatan dari PT Vopak

1. Ironi di Bulan K3 Nasional
Duhriyah menekankan bahwa insiden ini merupakan tamparan keras bagi dunia industri di Cilegon. "Ini adalah ironi besar. Kita sedang berada di tengah peringatan Bulan K3 Nasional, namun PT Vopak justru menyuguhkan 'kado pahit' berupa polusi udara yang mengancam nyawa. Ini bukan sekadar kecelakaan teknis, ini adalah bukti lemahnya pengawasan dan pengabaian prinsip keselamatan!.

2. Desak Transparansi Kandungan Gas
Gema Al-Khairiyah menuntut PT Vopak untuk tidak menutup-nutupi fakta. "Asap kuning itu apa kandungannya? Jangan biarkan masyarakat Merak menghirup racun tanpa kejelasan. Kami menuntut transparansi hasil laboratorium terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan. Rakyat punya hak atas udara bersih!.

3. Evaluasi Izin Operasional dan Kelalaian
Menurut Duhriyah, dugaan kebocoran ini menunjukkan adanya kegagalan sistem deteksi dini (early warning system). "Jika tangki saja bisa bocor hingga mengeluarkan asap pekat, artinya ada prosedur maintenance yang dilewati. Kami mendesak pemerintah untuk mengevaluasi total izin operasional PT Vopak. Jangan tunggu ada korban jiwa baru bertindak!.

4. Prioritaskan Kesehatan Warga Merak
Duhriyah mengingatkan bahwa masyarakat Merak bukan sekadar objek industri. "Perusahaan jangan hanya sibuk memikirkan profit dan logistik. Lihat warga di sekitar terminal, buruh, dan anak-anak yang terpapar asap kuning tersebut. Gema Al-Khairiyah akan terus mengawal kasus ini sampai ada pertanggungjawaban nyata, baik kompensasi kesehatan maupun perbaikan sistem yang menjamin kejadian ini tidak terulang.

"Gema Al-Khairiyah Menuntut:
Gema Al-Khairiyah mendesak Pemerintah Kota Cilegon dan pihak kepolisian untuk segera melakukan investigasi menyeluruh atas dugaan kelalaian ini. "Kami tidak akan tinggal diam melihat Cilegon kembali dikepung polusi akibat kelalaian industri. Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi!" tegas Duhriyah. (*/red)

#LingkunganHidup
close