Ali Mochtar, penggagas program Digitalisasi 1000 Masjid. (Foto : Daeng Yusvin)
BANTEN - Program Digitalisasi 1000 Masjid, resmi diluncurkan sebagai upaya mendorong modernisasi tata kelola dan transparansi administrasi masjid di Indonesia.
Program ini, menyediakan aplikasi manajemen masjid secara gratis bagi 1.000 masjid di berbagai daerah.
Penggagas program, Ali Mochtar menyampaikan, bahwa inisiatif tersebut bertujuan membantu pengurus masjid dalam mengelola informasi dan keuangan secara lebih sistematis, profesional, serta mudah diakses oleh jama'ah.
"Digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi sarana untuk meningkatkan akuntabilitas dan pelayanan kepada jamaah," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).
Aplikasi yang dikembangkan dalam program ini, memiliki sejumlah fitur utama, antara lain jadwal sholat otomatis, laporan keuangan digital, pengumuman real-time, serta tampilan informasi yang dapat ditayangkan melalui layar televisi di area masjid.
Seluruh fitur, terintegrasi dalam satu dashboard berbasis web yang dapat diakses melalui komputer maupun telepon pintar.
Menurut Ali, program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masjid yang selama ini masih mengelola administrasi secara manual.
Dengan sistem digital, data keuangan dan informasi kegiatan, dapat terdokumentasi dengan lebih rapi serta meminimalkan potensi kesalahan pencatatan.
Selain menyediakan aplikasi secara cuma-cuma, pengembang juga membuka akses terhadap source code sebagai bentuk transparansi dan dukungan terhadap kolaborasi pengembangan teknologi untuk kepentingan umat.
Dalam implementasinya, program ini turut membuka peluang partisipasi masyarakat dan donatur untuk mendukung pengadaan perangkat pendukung seperti server lokal, layanan hosting, serta perangkat layar digital guna menunjang operasional sistem di masjid.
Program Digitalisasi 1000 Masjid, ditargetkan menjangkau masjid-masjid di berbagai wilayah Indonesia secara bertahap. Pendaftaran bagi masjid yang berminat, telah dibuka melalui formulir daring yang disediakan oleh penyelenggara. Klik disini https://nlink.at/xtd6.
Inisiatif ini, diharapkan dapat menjadi langkah awal transformasi digital pengelolaan masjid di Indonesia, sekaligus memperkuat prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. (*/DY)
#Keagamaan
Komentar