KKM Kelompok 09 Cipete Universitas Primagraha Sukses Gelar Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Sosialisasi Serang Digital

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

KKM Kelompok 09 Cipete Universitas Primagraha Sukses Gelar Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Sosialisasi Serang Digital

Selasa, 28 Juli 2026



SERANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 09 Cipete Universitas Primagraha (UPG) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program edukatif. Salah satu program yang sukses dilaksanakan adalah edukasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga dan galon bekas yang dipadukan dengan sosialisasi program Serang Digital sebagai upaya mendorong masyarakat yang mandiri, produktif, dan melek teknologi.

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu warga Kelurahan Cipete ini menghadirkan Risti Afriliyani dan Sara Paula Margareta sebagai pemateri, serta Albi Dzikri dan Arini Afiaty Dewi yang mempraktikkan langsung proses pembuatan POC. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Risti Afriliyani menjelaskan bahwa Pupuk Organik Cair merupakan hasil fermentasi bahan-bahan organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan limbah rumah tangga yang kaya unsur hara. Menurutnya, pemanfaatan POC dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran, meningkatkan kesuburan tanah, serta mengurangi volume sampah organik yang dibuang setiap hari.

Sementara itu, Sara Paula Margareta menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam memproduksi pupuk secara mandiri, memanfaatkan barang bekas agar memiliki nilai guna, serta membangun kesadaran lingkungan melalui pengelolaan sampah yang tepat.

Dalam sesi praktik, peserta diajak secara langsung memahami tahapan pembuatan POC mulai dari menyiapkan galon bekas sebagai wadah, memasukkan serabut kelapa dan kerikil sebagai penyaring alami, mengisi bahan organik berupa sisa sayuran dan buah-buahan, hingga proses fermentasi menggunakan air cucian beras selama dua hingga empat minggu. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi tanya jawab mengenai teknik pembuatan dan pemanfaatan pupuk organik cair.

Selain edukasi lingkungan, mahasiswa KKM Kelompok 09 Cipete juga menggelar sosialisasi Serang Digital, sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Serang bekerja sama dengan Universitas Primagraha, sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi digital masyarakat. Sosialisasi ini disampaikan oleh Muhamad Azmi dan Yohana selaku pemateri, yang memberikan pemahaman kepada warga mengenai pemanfaatan aplikasi Serang Digital untuk mendukung aktivitas sehari-hari, memperoleh informasi yang akurat, mengembangkan usaha mikro, serta mengakses berbagai layanan publik secara daring. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin mengenal dan mampu memanfaatkan inovasi digital yang telah dihadirkan oleh Pemerintah Kota Serang demi terciptanya pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan efisien.

Ketua KKM Kelompok 09 Cipete Universitas Primagraha, Taufik Nurrohman, menyampaikan bahwa seluruh program yang dilaksanakan merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung visi pembangunan Kota Serang.

"Melalui kegiatan edukasi pembuatan pupuk organik cair dan sosialisasi Serang Digital ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mandiri dalam mengelola lingkungan sekaligus mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif. Program ini juga menjadi bentuk dukungan kami terhadap program Bapak Wali Kota Serang dalam mewujudkan masyarakat yang produktif, berdaya saing, dan peduli terhadap lingkungan," ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang mendapat sambutan hangat dari warga. Berbagai pertanyaan terkait pengelolaan sampah organik, proses fermentasi pupuk, hingga pemanfaatan teknologi digital dijawab secara langsung oleh para pemateri. Melalui program ini, mahasiswa KKM Universitas Primagraha berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat mampu menghadirkan solusi sederhana namun berdampak besar dalam mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan serta masyarakat yang semakin maju di era digital. (*/D)

#Pendidikan

close