Lapangan Sepakbola di kawasan Bonakarta Cilegon yang sudah tergusur
CILEGON— Pembangunan rumah sakit swasta di kawasan Komplek Bonakarta, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang sudah berjalan sekitar satu bulan, dianggap telah menggusur atau menghilangkan sarana olahraga yakni lapangan sepakbola.
"Kenapa lagi-lagi lapangan sepakbola yang dikorbankan untuk pembangunan, bukankah sarana olahraga juga bagian dari upaya pembangunan?," kata salah satu warga Jombang, Rafi kepada wartawan Rabu (17/2)2021).
Rafi yang juga merupakan pemain sepakbola aktif dan menjadi andalan di lingkungannya ini menyayangkan tergusurnya lapangan sepakbola di pusat kota yang sudah cukup dikenal masyarakat Cilegon.
"Karena emang sudah banyak lapangan bola yang hilang, bukan warga Jombang Kali dan Masigit saja yang main bola di sini. Khususnya buat pertandingan persahabatan, tim lingkungan dari mana mana dan club bola pada make lapangan ini. Lha terus kalau ini digusur nanti pada main bola di mana?," ungkapnya.
Selain warga Jombang, warga Cilegon lainnya, Samsuri juga menyayangkan kebijakan pembangunan oleh pihak swasta dan pemerintah yang terkesan tidak peduli dengan tidak mengganti lapangan sepakbola yang telah tergusur dan nasib generasi pemain sepak bola.
"Harusnya kalau namanya pembangunan tidak mengorbankan pembangunan mental dan raga yang justru lebih substansial. Masih bagus pemuda dan remaja masih suka sepakbola, sehat dan kalau emang ada bakat skill bisa jadi karier pemain yang bisa membawa prestasi dan mengharumkan nama daerah. Ada lapangan bola yang semula ukuran standar dengan alasan proyek taman kota, ukurannya jadi jauh lebih kecil," ucapnya.
"Perlu dicatat, animo masyarakat pecinta sepakbola tertinggi diantara olahraga lainnya, dan sangat banyak pemain berbakat yang harus dilatih, disalurkan dan dibina. Tapi bagaimana kalau remaja dan pemuda tidak bisa main sepakbola lagi, siapa yang menjamin mereka tidak terjerumus pada kegiatan negatif ?" tegas Samsuri.
Ia berharap, dengan adanya Walikota Cilegon yang baru nanti, kebijakan pembangunan baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun investor atau swasta bisa lebih bijaksana terhadap sarana olahraga khususnya lapangan sepakbola.
Dari data yang dikantongi wartawan dalam kurun waktu satu dekade terakhir ini, ada banyak lapangan sepakbola di Kota Cilegon yang memang nyaris hilang bahkan hingga total hilang.
Diantaranya adalah Lapangan Sepakbola Blok I hilang total untuk bangun Gedung Depag Cilegon, Lapangan Sepakbola Samangraya hilang total digusur pembangunan Plant Blasefurnice PT Krakatau Steel, Lapangan Sepakbola ADB hilang karena dibangun untuk Alun-alun Cilegon, Lapangan Sepakbola Gedung Pertemuan hilang sebagian digusur pembangunan Taman Kota Kecamatan Cilegon, Lapangan Sepakbola Kubang Welingi juga tergusur oleh pembangunan Taman Kota Kecamatan Purwakarta, Lapangan Sepakbola Priuk, Sukmajaya hilang separuh untuk pembangunan Gedung BPBD Cilegon, Lapangan Sepakbola Sumampir hilang total digusur untuk pembangunan Transmart. Belum lagi lapangan sepakbola yang hilang tergusur untuk pembangunan perumahan lainnya yang belum tercatat. Dan pada awal tahun 2021 ini, Lapangan Sepakbola Bonakarta yang kini sedang dibangun RS Swasta Hermina. (*red)
#Olahraga
Komentar
