Warga Cilegon Mengaku Resah dengan Banyaknya 'Jablay' Berkeliaran di Pusat Kota Saat Bulan Ramadhan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Warga Cilegon Mengaku Resah dengan Banyaknya 'Jablay' Berkeliaran di Pusat Kota Saat Bulan Ramadhan

Minggu, 17 April 2022
Beberapa wanita seksi terlihat sedang mangkal menunggu pria datang

CILEGON— Warga Cilegon mengeluhkan masih banyak berkeliarannya Wanita Tuna Susila (WTS) di kawasan Simpang Tiga, terlebih hal itu masih saja terjadi di saat bulan suci Ramadahan.

"Banyak warga yang mengaku resah dengan banyaknya jablay yang masih mangkal di Taman Al-Hadid dan belakang Polres itu. Ini sudah lama tapi seolah tanpa ada solusi dari pihak terkait. Untuk bulan puasa inimah tolonglah hormati orang lagi ibadah," kata Tokoh Masyarakat Link. Ramanuju, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Sabtu (16/4/2022).

Keluhan juga diungkapkan Tokoh Masyarakat Link. Kenanga, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta yang sekaligus Pengurus Masjid Al-Hadid, Tb. Romli yang mengaku sudah bosan dengan keberadaan para penjaja seks komersial yang tidak jauh dari lingkungannya tersebut.

"Dari dulu jaman Walikotanya Pak Edi sampai sekarang Pak Helldy masih saja dibiarkan oleh dinas terkait. Lihat saja taman di belakang Masjid Al-Hadid sampai area belakang Polres itu, dibiarkan gelap itu apa sengaja begitu? Jadinya taman remang-remang dong?! Ini kan penyakit masyarakat apa tidak ada solusi. Kalau walikotanya tegas mah seperti Bu Risma, lokalisasi terbesar di Surabaya saja bisa ditutup dengan Dinsos memberi pembinaan sebagai solusi," ungkapnya.

"Dinsos Kota Cilegon kan sudah punya fasislitas Panti Rehabilitasi di Cikerai, kenapa tidak difungsikan dalam program dinas?," imbuhnya.

Untuk itu, Tb Romli mendesak pemerintah terkait di lingkungan Pemktot Cilegon untuk menindaklanjuti keluhan dari masyarakat tersebut. Mulai dari memberi peneragan di Taman Al-Hadid hingga melakukan razia serta membina para penjaja seks yang mangkal di jantung Kota Cilegon itu.

"Kalau memang sekarang lurahnya baru, jangan seperti lurah lama, bosen saya ngomongnya. Coba tolong Pak Lurah melalui Trantibum koordinasi dengan Satpol PP dan Dinsos untuk melakukan razia dan pembinaan. Kalau soal penerangan taman ini entah kewenangan dinas apa, tapi taman ini perlu diberi lampu. Saya pengen ajak LSM untuk mengajukan hearing ke DPRD untuk mencari solusi," beber tokoh yang aktif di seni bela diri Debus ini.

Kondisi taman yang tanpa penerangan tampang remang-remang

Dari pantauan langsung pada Minggu (17/4/2022) dinihari, di Taman Kota Al-Hadid yang tampak gelap karena tidak adanya lampu penerangan, terlihat belasan wanita berpakaian seksi sedang duduk santai atau mangkal. Mereka berbaur dengan beberapa pria hidung belang yang datang silih berganti.

Begitu juga warung-warung di sisi jalan belakang Polres Cilegon, beberapa wanita seksi terlihat sedang nongkrong, sesekali juga mereka tampak menyapa pengendara yang melintas. (*red)

#Sosial
close