Pemkot Cilegon Diusulkan Berani Kelola Kapal Eksekutif Merak–Bakauheni, BUMD Jasa Transportasu Untuk Dongkrak PAD

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Pemkot Cilegon Diusulkan Berani Kelola Kapal Eksekutif Merak–Bakauheni, BUMD Jasa Transportasu Untuk Dongkrak PAD

Selasa, 17 Februari 2026
M Ibrohim Aswadi atau Bang MIA

CILEGON— Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon kembali mendapat dorongan dari kalangan tokoh masyarakat di Kota Cilegon. M.Ibrohim Aswadi yang biasa disapa Bang MiA,  dalam rangka meningkatkan PAD Kota Cilegon, dituntun untuk selalu kreatif dan inovatif, selain segera mewujudkan Pelabuhan Cilegon Mandiri.

Mia juga mengusulkan agar  pemerintah daerah mengembangkan jasa transportasi kapal eksekutif pada rute Merak–Bakauheni. Menurutnya, sektor penyeberangan Selat Sunda merupakan potensi ekonomi strategis yang belum dimanfaatkan optimal oleh pemerintah daerah.

“Kami mengusulkan Pemkot Cilegon menyediakan kapal eksekutif di rute Merak–Bakauheni. Ini untuk menghadirkan layanan penyeberangan yang lebih nyaman dan cepat" ujarnya. Selasa (17/2/2025).

Ia mencontohkan Provinsi Lampung yang telah mengoperasikan KMP Dalom 1 untuk layanan eksekutif di lintasan tersebut. 
Hal tersebut juga perlu dilakukan, sebagai pembuktian bahwa wilayah pesisir Selat Sunda dengan potensinya yang besar, Cilegon dinilai memiliki peluang bisnis jasa transportasi laut yang menjanjikan sekaligus berkelanjutan.

Selain berpotensi menambah PAD, kepemilikan usaha transportasi juga dinilai mampu menyerap banyak tenaga kerja sektor perkapalan dan jasa penunjang.

Dan disamping itu, Mia juga mengusulkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah di sektor strategis lain, seperti pergudangan, pengelolaan limbah B3, dan jasa transporter logistik industri.

“Cilegon dengan padatnya investasi, pasti ada produksi dan mengeluarkan limbah industri itu sendiri,  dan itu pasti membutuhkan jasa transportasi, pergudangan dan pengelolaan limbah industri itu sendiri.
Dan kami mendorong agar pemerintah kota Cilegon harus mempersiapkan potensi tersebut dengan menyiapkan sarana dan prasarana penunjang yang ada, yaitu dengan melahirkan BUMD Jasa transportasi yang mendukung aktivitas industri. BUMD Jasa Pergudangan sekaligus BUMD Pengelolaan Limbah B.3, Ini penting adanya, selain untuk meningkatkan PAD yang cukup besar, juga untuk menyerap tenaga kerja padat karya lokal yang begitu besar," bener mantan Anggota DPRD Kota Cilegon itu.

Ia menambahkan, pembentukan BUMD Terbarukan tersebut juga menjadi salah satu solusi menghadapi semakin meningkatnya pengangguran pasca penutupan sejumlah pabrik yang ada.

“Kita harus mencari langkah konkret mengurangi pengangguran akibat penutupan PT Tereos dan PT Osaka Steel. 
Saya berharap kebijakan ini bisa membuka ekonomi di cluster daerah kota Cilegon dsn sekaligus lapangan kerja baru bagi warga Cilegon,” tandasnya. (*/red)

#Industri 
close