6 Pengamen dan anak jalanan yang terjaring razia untuk didata
CILEGON— Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos bekerja sama dengan Satpol PP Kota Cilegon mendata razia pengamen dan anak jalanan, Kamis (6/7/2023).
Sebanyak 6 orang anak kecil dan pengamen jalanan di Cilegon yang terjaring razia dan terdata pada kegiatan tersebut.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Ade R Setiana menyampaikan bahwa pihaknya telah mendata rajia anak-anak yang berkeliaran di sepanjang jalan raya Kota Cilegon. Dimana dalam pendataan yang dilakukan menyasar pada orang yang kerap mengamen dan berkeliaran di jalanan.
"Kami di Bidang Rehabilitasi Sosial hari ini telah mendata rajia yang barusan di selenggarakan setiap harinya oleh Satpol PP Kota Cilegon. Bahkan dari hasil data tersebut terdapat 3 orang warga Cilegon dan 3 orang dari luar Warga Cilegon," ujarnya.
Ade juga menjelaskan, 3 orang berasal dari luar Cilegon dan salah satu pengamen kedapatan pernah terkena raziam Sehingga kedua kalinya anak tersebut akan dibawa ke Rehab Kementerian Sosial Bogor.
"Tadi si Haris pengamen kecil sudah dua kali kami data. Dan hari ini sudah kami bawa pulang ke Labuan. Bahkan nanti Haris kalau ketiga kalinya mengulang lagi kami akan mengirimkan Haris ke Kementrian Sosial agar bisa di bina langsung oleh Kemensos," jelasnya.
Bahkan diantara 6 orang yang terdata, merupakan 3 anak kecil yang terjaring oleh Satpol Kota Cilegon. Dan anak-anak tersebut, seharusnya masih belajar dibangku sekolah. Sehingga nantinya Dinsos akan berkoordinasi dengan Dindikbud terkait persoalan anak tersebut agar bisa melanjutkan pendidikannya.
"Selain ada 3 orang anak kecil dari luar Cilegon. Terdapat 3 orang anak kecil dari warga Cilegon yang terjaring Satpol PP. Sehingga nantinya dari 3 anak tersebut akan kami koordinasi. Karena dari hasil yang kami data 3 anak itu putus sekolah. Maka nantinya kami Dinsos akan melakukan sekolah paket untuk 3 anak itu. Dan akan berkoordinasi dengan Dindikbud Cilegon," ujar Ade.
Dari hasil data yang dihimpun oleh Dinsos, 3 anak yang berasal dari luar Cilegon berasal dari Kota Serang, Labuan, dan Pandeglang. Dan 3 orang yang berasal dari Cilegon tinggal di Pulomerak dan Tegal Wangi, Grogol. (*red)
#Pemerintahan
Komentar