Foto kondisi Imam yang kurus kering menyebar di beberapa WAG
CILEGON— Foto kondisi seorang anak berbadan kurus kering, dengan kerangka tulang yang tampak terbungkus kulit, mendadak menyebar di beberapa WhatsApp Grup (WAG) di Banten pada Minggu (2/7/2023) malam.
Dari informasi yang dihimpun, anak bernama Imam (13) tahun merupakan warga Link Penesepan RT 14 RW 03, Kelurahan Tegalbunder,, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon yang baru saja mendapatkan perawatan di RSUD Cilegon sejak beberapa hari terakhir.
Foto kondisi Imam yang tampak memprihatinkan awalnya diunggah salah satu wartawan di Grup Komunitas Wartawan Provinsi Banten yang kemudian menyebar di beberapa WAG di Kota Cilegon seperti WAG Guyub Wartawan Cilegon dan Warta Cilegon yang membuat penasaran dan menduga anak tersebut mengalami gizi buruk. Bahkan semakin larut sempat terjadi perdebatan diantara peserta grup dengan berbagai latar belakang profesinya.
"Warga Purwakarta Cilegon sekarang masih di IGD RSUD Cilegon, namina Imam," tulis Kusbaduy memberi keterangan foto yang diunggahnya di Grup Rilis dan Info Kegiatan Provinsi Banten.
"Coba bang alamatnya bang, biar jelas. Kasihan kalau ini gizi buruk, masa sih Kota Cilegon masih ada?," ungkap salah satu anggota Grup Wartawan Provinsi Banten, Najaru350.
"Walikota Cilegon nya kemana ?? jgn tidur aja gitu , Dinkes mana Dinkes, Anggaran Stunting Besar tuh," saut yang lainnya.
Perbincangan soal kondisi Imam juga muncul di WAG Guyub Wartawan Cilegon yang saling menanyakan informasi terkini soal kondisi Imam di RSUD Cilegon.
Begitu juga di WAG Warta Cilegon, beberapa elemen masyarakat mempertanyakan soal penanganan gizi buruk, anggaran dinas dan sebagainya.
"Apa masih ada kasus anak gizi buruk?
Rp24 Miliar kemana?," ungkap Mang Pram.
Rasa empati dan prihatin juga disampaikan Ketua LSM LKPK, Maman Hilman yang mengajak warga lainnya untuk turut peduli terhadap persoalan kemanusiaan.
"Ini haruz kita bantu.
Miris, sedih, dan Ironis, dengan sebutan Kota Industri, Kota Terkaya ke 4 ? Kota dengan PAD yang besar, Kota dengan slogan, maju modern dan bermartabat ! dan Kota yang Berlimang Pengharga'an," serunya.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Rully Kusumawardhany yang kebetulan berada di WAG Warta Cilegon membenarkan menjawab sebagian pertanyaan soal kondisi Imam dengan latar belakang keluarganya. Dan ketika dikonfirmasi melalu pesan WhatsAppnya juga membenarkan soal Imam yang sedang ditangani pengobatannya di RSUD Cilegon.
"Berdasar informasi dari kepala PKM Purwakarta, benar adik itu warga Kecamatan Purwakarta.
Kemarin dibawa ke RSUD dengan ambulance Puskesmas Purwakarta, sekarang sedang mendapat perawatan di RSUD Cilegon," tulisnya.
"Adik Imam ibunya sudah meninggal, ayahnya menikah lagi, sekarang tinggal bersama ayah dan ibu sambungnya di Pabean tadinya tinggal di Tegal Bunder. Sehari-hari tidur di kamar yang berbeda, punya BPJS Kesehatan, adik Imam ditenggarai memiliki keterbelakangan mental dan suka menghisap bensin," sambungnya, menjelaskan.
Rully juga menegaskan kalau pihaknya melalui tim medis dan paramedis di RSUD Cilegon terus melakukan pantauan serius terhadap Imam, dan berharap kesembuhan dan dukungan dari semua pihak.
"Mohon doanya supaya jajaran kesehatan bisa memberikan perawatan yang terbaik, begitu juga kami butuh dukungan dari keluarga dan lintas sektor terkait," harapnya.
Namun pihak RSUD Cilegon hingga saat ini belum bisa dihubungi untuk dikonfirmasi dan memastikan soal kondisi Imam yang kurus kering apakah karena gizi buruk atau faktor lain. (*red)
#Kesehatan
Komentar