M. Ibrohim Aswadi
CILEGON — Proses seleksi Komisaris Independen PT PCM oleh Panitia Seleksi (Pansel) diharapkan mampu melahirkan figur yang benar-benar profesional dan memiliki pemahaman mendalam terhadap bisnis kepelabuhanan.
Harapan tersebut menguat seiring dengan besarnya peran PT PCM sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di sektor strategis, khususnya dalam mendukung aktivitas industri, logistik, dan kemaritiman di Kota Cilegon.
Pemerhati kebijakan sosial, politik, dan budaya Kota Cilegon, M. Ibrohim Aswadi, mengatakan bahwa Pansel harus berani mengambil langkah tegas dan objektif dalam menentukan kandidat terbaik, tanpa terpengaruh oleh kepentingan tertentu.
“Pansel harus berani melahirkan komisaris independen yang profesional dan benar-benar memahami bisnis kepelabuhanan. Ini penting karena PT PCM bergerak di sektor strategis yang membutuhkan pengawasan yang kuat dan pemahaman yang mendalam,” ujarnya. Kamis (14/5/2026).
Mantan Anggota DPRD Kota Cilegon Tahun 2019-2024 ini menilai kompetensi di bidang kepelabuhanan dan kemaritiman menjadi syarat utama yang tidak bisa ditawar. Hal ini mengingat dinamika bisnis pelabuhan dan logistik yang semakin kompleks, komisaris independen dituntut mampu memberikan arah strategis sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara optimal.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi dari kepentingan politik, agar fungsi pengawasan perusahaan berjalan secara objektif dan profesional.
Lebih lanjut, proses seleksi diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi juga menelusuri rekam jejak, pengalaman, serta kapasitas calon dalam memahami tata kelola bisnis pelabuhan dan kemaritiman.
Dalam konteks yang lebih luas, ia menegaskan masyarakat Cilegon telah menaruh harapan besar terhadap kemajuan sektor kepelabuhanan daerah. Puluhan tahun, rakyat Cilegon menantikan kelanjutan pembangunan pelabuhan yang mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
“Sudah 26 tahun masyarakat Cilegon menunggu kelanjutan pembangunan pelabuhan yang benar-benar terwujud. Ini harus ditopang dengan tata kelola PT PCM sebagai BUMD yang profesional, serta diisi oleh direksi dan komisaris yang progresif,” katanya.
Ia menambahkan, dengan kepemimpinan yang tepat, PT PCM ke depan diharapkan memiliki daya saing dan posisi yang diperhitungkan dalam sektor bisnis kepelabuhanan, pergudangan dan sektor logistik.
“Ke depan, PT PCM harus mampu meningkatkan grade-nya, menjadi sektor andalan bisnis daerah, serta menjadi tumpuan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) demi kesejahteraan seluruh masyarakat Kota Cilegon,” tambahnya.
Transparansi dalam setiap tahapan seleksi juga menjadi sorotan. Publik berharap pansel membuka informasi seluas-luasnya terkait calon yang lolos, sehingga masyarakat dapat menilai kualitas dan kapabilitas kandidat.
Dengan proses seleksi yang objektif, transparan, dan berani, diharapkan Pansel dapat menghasilkan komisaris independen yang berintegritas, kompeten, serta mampu memperkuat tata kelola perusahaan yang baik di tubuh PT PCM dan membawa kemajuan ekonomi untuk daerah. (*/red)
#Industri
Komentar