Rinkkot Sinaga saat berada di Rumah Singgah Dinsos Cilegon
CILEGON— Sungguh malang nasib Rikkot Sinaga (Bapak Tioh) yang terpisah dengan istri tercinta Osti Meliana Siallagan dengan Agustinus Sinaga anaknya laki laki usia ± 6 tahun saat motornya mogok di wilayah Brebes Jawa Tengah, pada 23 Maret 2026 lalu.
Rinkkot Sinaga yang terlantar sempat berada Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Cilegon pada 6 Maret 2026. Sebelum akhirnya bertemu dengan saudaranya sesama marga Sinaga.
Rinkkot menceritakan kronologi
dirinya terpisah dengan isteri dan anaknya, berawal ketika ia keluar dari Pulau Bali sebelum hari nyepi dikarenakan tempat dia bekerja bermasalah sehingga memutuskan untuk balik ke Sumatera Utara tepatnya di Kota Pematang Siantar menggunakan sepeda motor. Namun karena ada trouble kendaraan yang ditumpanginya dalam perjalanan, ia sampai terpisah dengan isteri dan anak tercinta.
"Saya anak dan isteri sebelum hari Nyepi sudah berniat keluar dari pulau Bali, karena tempat kerja lagi bermasalah," tutur Rikkot dengan meneteskan air mata di Rumah Singgah Dinas Sosial, Senin (07/04/2026).
"Kemudian tanggal 23 Maret 2026 sekitar pukul 23 00 WIB saya sampai di daerah Kota Brebes lalu kendaraan motor saya mati dikarenakan businya rusak, kemudian isteri anak saya jalan di depan saya dan saya dibelakang mendorong motor sampai ada bengkel motor, disitulah saya kehilangan jejak",paparnya.
"Hingga saya telusuri ke pusat Kota Brebes tidak saya temukan, kemudian saya tanya tanya warga dan petugas parkir membetulkan pernah melihat ciri-ciri lewat arah pantura ke Jakarta ",ungkap Rikkot menceritakan kejadian ia terpisah dengan keluarganya.
Lebih lanjut, ia menceritakan pencarian keluarganya dengan menyusuri jalan, hingga sampaikan ia ke Kota Cilegon. Ia sempat berada di Rumah Singgah Dinsos karena terlantar tidak memiliki bekal. Bahkan hal itu terjadi sejak ia berada di Banyuwangi.
"Sampai lah saya di Kota Cilegon dengan pikiran kacau dan uang sudah habis bahkan untuk bensin-bensin saja diberikan orang yang simpati kepada saya. Saya bisa ke Bali awalnya diajak kerja diajak teman. Tapi sekitar dua bulan tidak terima bayaran, disitulah saya nekat pulang. Saya yakin di jalan akan ada orang baik yang bantu," bebernya.
"Setelah mencari isteri saya sampai Cilegon. Kemudian saya ditawarkan bapak Satpol PP untuk melapor ke Dinas Sosial, kemudian saya dipertemukan bapak- bapak saya yang baik dari marga Sinaga PPTSB (Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru) wilayah Banten," lanjut Rinkkot.
Hingga saat ini ia masih mencari dan menunggu kabar akan keberadaan isterinya. Dan sangat berharap bisa segera dipertemukan dengan keluarga tercintanya.
"Saya asli Simalungun Sumatera Utara, akan menunggu istri dan anak saya di Cilegon, terimakasih buat Dinsos Kota Cilegon hingga mempertemukan saya dengan keluarga Besar Sinaga, sekali lagi terimakasih. Saya harap kalau ada yang melihat Ibu berusia 37 dan anak saya usia 6 tahun, bisa hubungi saya berada di Kantor Lugas TV Cilegon," tutup Rikkot.
Dan karena sang isteri tidak mempunyai Handphone sebagai alat komunikasi, yang membuat Pasutri itu terpisah. Bagi siapapun yang melihat ciri-ciri ibu dan anak tersebut, bisa menghubungi ke nomor WhatsApp : 087773222910 atas Nama Badiamin Sinaga (*/red)
#Sosial
Komentar