Sungai di Kawasan. Kota Ini Belum Tersentuh Pembangunan TPT, Warga: 27 Tahun Cilegon Dinas PU Ngapin Aja?

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Sungai di Kawasan. Kota Ini Belum Tersentuh Pembangunan TPT, Warga: 27 Tahun Cilegon Dinas PU Ngapin Aja?

Selasa, 28 April 2026
Kondisi sungai yang belum tersentuh pembangunan TPT dipenuhi semak belukar selain bisa berdampak banjir, merusak estetika dan menjadi sarang hewan predator 



CILEGON— Meski usia Kota Cilegon sudah 27 tahun, namun realisasi pembangunan infrastruktur dianggap belum merata. Seperti belum adanya tanggul atau Tembok Penahan Tanah (TPT) di sungai yang bahkan lokasinya berada di kawasan perkotaan, yakni di Link. Priuk, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

"Selama ini sudah 27 Cilegon dalam hal ini pejabat Dinas PU kemana, ngapain aja? Masa sih yang dekat saja lingkungan kami dengan Kantor PU Cilegon, nyaris belum tersentuh pembangunan TPT," ungkap Kepala Pemuda Link. Priuk. Arif Setiadi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tidak adanya aliran TPT sungai yang melintas di belakang Link. Priuk yang meliputi wilayah beberapa RT, yakni RT 04, 03 dan 02 itu, bisa berdampak banjir ke pemukiman warga.

"Terakhir banjir awal tahun 2026 lalu, air sudah masuk jalan lingkungan dan sebagian rumah warga RT 02. Sedangkan kita tahu ini sungai yang berada dalam tanggung jawab Bidang SDA (Sumber Daya Air) Dinas PUPR Cilegon bukan drainase kecil yang bisa ditangani oleh Pokmas kelurahan," jelasnya.

"Parahnya lagi usulan pembangunan TPT sungai Link. Priuk ini sudah disampaikan sekitar 4 tahun lalu dan dari PU sudah survey lokasi tapi kenapa belum ada realisasi? Adapun akhir tahun 2025 kemarin dari kebutuhan panjang TPT ratusan meter di Link. Priuk ini, yang baru di TPT sekitar 30 meter saja, itupun sisa volume dari Kali Bengkok. Dalam artian lingkungan kami seolah di anak tirikan oleh pemerintah daerah," sambungnya.

Pihaknya berharap Bidang SDA Dinas PUPR Kota Cilegon bisa segera merealisasikan pembangunan TPT di Link. Priuk. Karena selain untuk mencegah banjir keberadaan sungai di kawasan perkotaan yang belum di TPT bisa merusak image pembangunan dan estetika kota.

"Tolong segera lah, kami pemuda dan warga Priuk bisa saja demo ke PU yang jaraknya kurang dari 1 kilometer dari lingkungan kami untuk menuntut pembangunan TPT," tandasnya.

Belum adanya pembangunan TPT di Link Priuk juga diakui oleh Ketua DPD Ormas Bapera saat berkunjung ke lingkungan tersebut, belum lama ini.

"Ini di kawasan kota masa sih belum ada TPT sungainya. Yang jauh di Link. Bentola saja sudah, harus dikawal ke PU kalau bisa dewan," tandasnya.

Diketahui, sungai tersebut berhulu di kawasan Selatan, melintas ke Kecamatan Cilegon hingga Kecamatan Jombang bertemu dengan anak sungai lainnya, kemudian mengalir di Desa Terate, Kabupaten Serang dan bermuara di Teluk Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, Tb Dendi Ruduatna saat coba dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, hingga kini belum merespon. (*/Red)

#Pembangunan 
close