Perwakilan Warga Link. Ketileng saat meninjau ke lokasi proyek
CILEGON— Pekerjaan proyek Rekonstruksi Trotoar Jalan Protokol di kawasan Secufindo, sudah berjalan beberapa pekan. Namun dalam pelaksanaannya menuai sorotan dan keluhan dari warga Link Ketileng, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon.
Pasalnya, proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon, yang menggelontorkan APBD Tahun 2026 sebesar Rp 3,8 miliar lebih itu, dianggap kurang mengakomodir aspirasi warga.
"Di deretan Secufindo -Ramayana emang wilayah Sukmajaya. Dua wilayah kelurahan, karena di wilayah seberang Ramayana itu kan wilayah Kelurahan Ketileng RW 01, kami warga tidak diajak komunikasi dan diberikan informasi. Orang datang ke tempat orang mah, ucap Assalamu'alaikum ta, jangan selonong boy. Padahal kami sudah menemui Kadis PU untuk menyampaikan aspirasi warga tidak diakomodir?," ungkap Tokoh Pemuda Ketileng Timur, Burhanudin. Senin (7/9/2026).
"Bahkan kami tidak tahu ada tidaknya sosialisasi di Kelurahan Ketileng, kalau Sukmajaya ada. Kenapa sampai ada diskriminasi begini?", sambungnya.
Selain kecewa aspirasinya tidak diakomodir oleh pihak ketiga yakni CV Alica Bahri Konstruksi. Burhan juga menyampaikan soal keluhan warga Ketileng pemilik usaha yang terganggu dengan tumpukan puing bongkaran trotoar.
"Beberapa warga pemilik toko bahkan mengeluh karena terganggu toko miliknya tertutup puing-puing. Warga sudah meminta agar puing tidak ditumpuk di depan toko atau bahu jalan tapi pekerja proyek malah alesan disuruh PU. Harusnya kontraktor bekerja profesional, jangan ganggu orang usaha. Kan sama-sama lagi usaha," ungkapnya.
Untuk itu, karena aspirasinya tidak diakomodir, Warga Link Ketileng RW 01 berencana akan melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor PUPR Kota Cilegon dan lokasi proyek.
"Tahun kemarin pembangunan RTP Ketileng kami demo. Ya kalau emang pihak kontraktor dan Dinas PU tidak mendengar aspirasi kami. Maka, pekan depan kami Koalisi Masyarakat Ketileng Bersatu akan demo di lokasi proyek dan Kantor PU Cilegon," tegasnya.
Sementara itu, Mandor Proyek CV Alicia Bahri Konstruksi, Deden saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp nya, terkait rencana demo warga ini.mengaku belum tahu.
"Saya blam tau juga pak baru tau info ini dri pak,"'jaeabnya singkat.
(*/red)
#Pembangunan
Komentar