CILEGON— Direktur Perumda Air Minum Cilegon Mandiri atau PDAM Cilegon, Ikhwan Kurniawan mengklarifikasi terkait proyek pemasangan jaringan pipa senilai Rp 1,4 miliar yang disoroti oleh elemen masyarakat.
"Dari Alun-alun ke Lebak Gede itu gak bener, 5 kilometer itu dari Gerem area LCI ke ASDP. Kalau dari Alun-alun susah. Itu foto diberita juga bukan punya kita, karena kita hanya sampai ASDP," ujarnya, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Minggu (4/1/2026) malam.
Terkait keterlambatan pekerjaan yang seharusnya selesai hingga akhir Bulan Desember 2025, ia beralasan hal itu karena faktor cuaca, sehingga waktu pekerjaan ditambahkan kepada pihak ketiga CV Moliska untuk melanjutkan hingga awal tahun 2026 ini.
"Iya belum selesai, ditambah waktunya sampai 25 Januari. Ya bisa karena kita koorporasi ya bukan birokrasi. Secara teknis sambungan pipa gak bisa dikerjakan kalau hujan. Waktu juga kita lama gunakan harus koordinasi dengan industri terkait jaringan pipa," jelasnya.
"Papan informasi proyek saya kira sudah dipasang, coba nanti kita tanyakan kembali," imbuhnya.
Saat ditanyakan, soal pembayaran proyek yang diduga sudah dibayar lunas. Ikhwan dengan tegas membantah, kalau pihaknya belum sepenuhnya membayarkan kepada pihak ketiga.
"Soal tagihan dari 4 termin baru dicairkan 2 cermin. Ya sekitar setengahnya lah," tandasnya. (*/red)
#Pembangunan
Komentar