Protes Kenaikan Harga Sapi Potong, Pengusaha dan Pedagang Daging di Banten Akan Mogok Berjualan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Protes Kenaikan Harga Sapi Potong, Pengusaha dan Pedagang Daging di Banten Akan Mogok Berjualan

Minggu, 25 Januari 2026
Jajaran Pengurus Pengusaha dan Pedagang Daging (Gappenda) Provinsi Banten


CILEGON— Gabungan Pengusaha dan Pedagang Daging (Gappenda) di Provinsi Banten akan melakukan mogok berjualan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes dengan kenaikan harga daging yang signifikan.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Gappenda Provinsi Banten, Abah Aeng menggelar rapat di Sekretariat Jagal Trondol Serang pada Sabtu (24/1/2026) malam.

Dalam rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus dari Kota Cilegon, Pandeglang, Lebak dan Serang. Dan diputuskan untuk kompak memprotes ketidakstabilan harga daging dengan melakukan mogok berjualan. 

"Sehubungan dengan kenaikan sapi potong yang sangat tinggi, maka kami pengusaha daging yang tergabung dalam Gappenda di Banten akan melakukan mogok berjualan, akan dilaksanakan tanggal 26-27 Januari. Kami Gappenda tegas untuk mogok," ucap Abah Aeng.

Gappenda Banten juga membuat surat edaran untuk mogok berjualan

Ia juga menjelaskan dalam aksi mogok berjualan ini, pihaknya ingin menyampaikan pesan kepada konsumen bahwa harga daging akan dinaikan. 

Selain itu, Abah Aeng juga mengajak kepada semua pedagang daging dan pedagang yang kebutuhan utamanya dari daging untuk kompak tidak berjualan.

"Adapun kami himbau kepada seluruh pedagang daging di Cilegon, Pandeglang, Lebak dan Serang mohon bersama-sama tidak berjualan di hari tersebut," jelasnya.

"Mengingat kami berharap kebersamaan. Kami juga berharap kepada penggilingan bakso untuk tidak membuka daging beku dan impor. Kami mohon maaf, tolong ini dimaklumi karena kami ingin harga kembali stabil," harapnya.

Hal itu ditegaskan oleh salah satu pengusaha daging dari Cilegon, Imam yang dengan tegas menyatakan akan ikut melakukan mogok berjualan pada awal pekan depan.

"Pembelian hewan dari perusahaan tinggi sedangkan harga dipasaran masih standard. Untuk mengimbanginya agar konsumen bisa tahu maka kita bersepakat untuk mogok berjualan," ujar pengusaha yang akrab disapa Bos Imam ini.

"Harga normal Rp 125 ribu/kilogram. Kenaikan cukup tinggi, mencapai Rp 135 ribu sampai Rp 140/kilogram," jelasnya.

Diketahui, kenaikan harga sapi potong yang cukup tinggi, membuat harga daging ikut naik. Hal ini diketahui sejak beberapa pekan terakhir. (*/red)

#Ekonomi
close