Akses Jalan Baru Lebak Gede yang Dibangun TMMD 2018, Kini Kondisinya Buruk dan Memperhatinkan

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Akses Jalan Baru Lebak Gede yang Dibangun TMMD 2018, Kini Kondisinya Buruk dan Memperhatinkan

Senin, 14 September 2020
(Kondisi jalan penghubung yang dibangun TMMD 2018 sudah dipenuhi semak belukar-dok)

CILEGON— Pembangunan infrastruktur jalan yang dikerjakan oleh Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Kota Cilegon tahun anggaran 2018, yang berlokasi di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulo Merak kondisinya saat ini sudah buruk sangat dan sangat memperhatinkan.

Bahkan, kabarnya akses jalan yang baru sekitar dua tahun dibangun tersebut, sudah tidak bisa digunakan lagi oleh warga sekitar, dikarenakan dianggap tidak lagi layak untuk dilalui kendaraan roda dua apalagi roda empat.

Padahal, tujuan pembangunan yang dilaksanakan untuk dapat menghubungkan dua wilayah lingkungan yang ada di Kelurahan Lebak Gede.

Dari hasil pantauan langsung wartawan pada  Senin (14/9/2020) mulai area masuk akses jalan tampak masih bagus karena adanya pembangunan beberapa rumah warga dan workshop.
Namun, setelah jarak beberapa ratus meter masuk ke dalam,tepatnya di jembatan pertama yang warga menyebutnya Jembatan Legonasam, tidak dapat lagi dilalui kendaraan karena kondisinya sudah ditumbuhi oleh semak belukar, yanh tidak bisa untuk dilalui kendaraan sama sekali. 

Salah satu warga sekitar, Aswari saat ditemui di sekitar lokasi mengatakan, jalan yang bisa dilalui kendaraan hanya batas Jembatan Legonasam saja, setelah itu sudah tidak bisa dilewati,karena sudah rusak.

Namun saat ditanyakan soal pelaksanaan pembangunan, dirinya mengaku tidak banyak tahu soal, karena waktu itu ia sedang bekerja di luar Cilegon.

"Waktu itu saya lagi diluar daerah, kerja pak, tahu-tahunya sudah ada jalan ini, ya kalau diperbaiki jalan ini pasti ramai, kondisi seperti ini sudah hampur setahun lebih, intinya kami nerima," ujarnya. 

"Denger-denger sih mau diperbaikin, tapi kapannya tidak tahu, cuma dengar saja," imbuhnya.

Diketahui, setelah dilakukan buka akses jalan dan pembangunan dalam program TMMD-103 Tahun 2018 lalu, yang dilaksanakan oleh jajaran Kodim 0623 Cilegon, selanjutnya diserahkan kepada pihak Pemkot Cilegon untuk perawatannya.

Terkait kondisi jalan yang buruk dan kondisi rusak tersebut, saat dikonfirmasi pihak Kelurahan Lebak Gede, dan Kecamatan Pulo Merak sejauh ini belum ada tanggapan. Pesan Whatsapp wartawan hanya dibaca.

Saat dikonfirmasi Sekda Kota Cilegon melalui ajudannya, hanya mengatakan ia akan menyampaikan ke Ibu Sekda (Sari Suryati)

"Kebetulan Ibunya ada kegiatan," ucapnya, dan hingga Senin malam tidak ada jawaban lagi.

Anggota DPRD Kota Cilegon dari Dapil Pulomerak, yang tinggal tidak jauh dari lokasi TMMD 2018,Hasbudin saat dimintai tanggapan hanya menjawab singkat. 

"Tahun ini sudah dianggarkan karena Covid-19 ditunda" katanya, dengan singkat. 

Untuk diketahui, pada Tahun 2018 lalu TNI bekerjasama dengan pemerintah Kota Cilegon, dalam bentuk Koperasi Bhakti TNI yang dikenal sebagai TMMD guna membantu pembangunan infrastruktur fisik dan non fisik sehingga dapat percepatan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pertahanan di wilayah daerah setempat. (*Red)

#Beritaterbaru
close