ASN Pemkot Cilegon Keluhkan Absensi E- Presensi dan Isu Pengurangan TPP

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

ASN Pemkot Cilegon Keluhkan Absensi E- Presensi dan Isu Pengurangan TPP

Selasa, 08 September 2026
Illustrasi (*/google)



CILEGON— Pemerintah Kota Cilegon melalui Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia  (BPKSDM) dikabarkan sedang melakukan uji coba absensi Aparatir Sipil Negara (ASN) melalui sistem online bernama e-presensi, yang sudah berjalan sejak 1 September 2026.

Namun baru sepekan program absensi baru yang diterapkan oleh Pemkot Cilegon itu berjalan, sudah menuai keluhan ASN di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kita bisa absen dengan radius 100 meter dari kantor dengan menunjukan wajah. Jadi kalau tiba-tiba ada rapat di provinsi sementara SP belum keluar kita gak bisa absen. Terus kalau ada yang sakit juga susah untuk absen karena fitur-fitur dalam aplikasinya belum lengkap. Masih perlu dilengkapi fiturnya dan mudah dipahami," ujar salah satu ASN yang enggan disebut namanya. Selasa (8/9/2026).

"Kalau menurut saya jangan mempersulit gitu, absen manual tanda tangan dan fingerprint atau sidik jari masih lebih mudah," sambungnya.

ASN lainnya yang bertugas di salah satu kantor kelurahan juga mengeluhkan soal aplikasi absensi e-presensi yang tidak bisa diakses dengan semua jenis handphone. Ditambah adanya potensi trouble jaringan yang membuat ASN kesulitan melakukan absen.

"Pakai i-phone gak bisa apalagi Hp memori kecil 4 GB dan jadul. Sedangkan di daerah lain yang menerapkan absensi ini bisa pakai i-phone. Apalagi pernah  jaringan internet trobel kita gak bisa absen," keluhnya.

Selain kesulitan dan mengeluhkan dengan sistem absensi yang masih dalam uji coba tersebut, ASN di Pemkot Cilegon juga keberatan dengan isu atau berkembangnya rumor akan dikuranginya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

"Ya keberatan kalau TPP kita dikurangi 20 persen, katanya efesiensilah. Sementara kita dituntut untuk meningkatkan kinerja bagus," tutupnya. (*/red)

#Pemerintahan
close