Serang,-(WA),- Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) harus disambut baik. Kepulangannya harus dijadikan momentum untuk rekonsiliasi nasional.
Dengan menjadikan momen ini sebagai rekonsiliasi maka diharapkan sudah tidak ada lagi kubu cebong dan kampret. Bangsa Indonesia menurutnya sudah lama dipecah belah oleh Belanda dan berseteru sesama.
"Diharapkan tidak ada lagi kubu cebong dan kampret , kalau diteruskan kita mundur," ucapnya.
Hal itu disampaikan Zulkifli saat menghadiri peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan DPP PAN di Pondok Pesantren Al Mubarok Serang, Banten Selasa (10/11/2020).
"Saya berharap kedatangan Habib Rizieq menjadi momentum untuk bersatu kembali, pilpres sudah selesai dan saatnya kita bersama kembali sebagai saudara," tuturnya.
Kata Zulkifli Hasan, persatuan diperlukan karena bangsa ini sedang menghadapi krisis kembar, ekonomi dan kesehatan, akibat pandemi Covid-19.
Energi bangsa habis dicurahkan untuk saling membantu dan saling menguatkan
"Mari akhiri saling merendahkan dan jangan saling menghina satu sama lain. Mari utamakan dialog, saling bahu membahu menghadapi pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi," ucapnya.
Zulkifli Hasan mengaku siap menjadi menjadi fasilitator bagi rekonsiliasi antara pihak Habib Riziq dengan pemerintah
"Saya Zulkifli Hasan siap menjadi mediator dan memfasilitasi rekonsiliasi. Semuanya demi kepentingan bangsa dan negara," ungkapnya.(ana/red)
Komentar
