THM di Pusat Kota Cilegon Diduga Jual Miras dan Sediakan LC, Ormas Alibaba: Kata Pak Walikota Zero Alcohol ?

Iklan Semua Halaman

THM di Pusat Kota Cilegon Diduga Jual Miras dan Sediakan LC, Ormas Alibaba: Kata Pak Walikota Zero Alcohol ?

Kamis, 18 April 2024
Illustrasi

CILEGON— Meski tidak lagi menyajikan house musik atau dugem, keberadaan Tempat Hiburan Malam (THM) di pusat Kota Cilegon diduga menjual minuman keras (Miras) dan menyediakan wanita penghibur atau Ladies Club (LC) berpakaian seksi.

Hal itu mendapat sorotan dari Ketua DPD Ormas Aliansi Banten Bersatu (Alibaba) Kota Cilegon, Marhani yang menilai pengelola THM di pusat kota Cilegon telah mengangkangi Peraturan Daerah (Perda).

"Dari hasil investigasi jajaran kami, diduga beberapa tempat hiburan malam yang berada di pusat kota menjual miras, bahkan kadar alkoholnya jauh melebihi batas. Dan diduga ada juga wanita penghibur di dalam room atau live musik," ungkapnya. Kamis (18/4/2024).

Ketua Ormas DPD Ali Baba Kota Cilegon, Marhani

"Lalu mana peran Satpol PP, Pemkot Cilegon dalam penegakan Perda khususnya Perda Kota Cilegon No.5 Tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika Dan Zat Adiktif Lainnya?" sambungnya.

Marhani juga menyinggung soal Perda No 2 Tahun 2003 yang juga diatur batas jam tayang THM di Cilegon yang boleh beroperasi hanya hingga pukul 00.00 WIB.

"Justru lagi ramai-ramainya tamu, kalau perlu Pak Walikota Cilegon Sidak langsung diatas jam 1 malam, puguh tutupnya sekitar jam 3 jelang pagi. Bukannya waktu awal menjabat ngomong ke banyak media, ingin Cilegon zero alkohol ? Mana buktinya? Kapan implementasinya? Ini sampai udah mau Pilkada lagi aja," sindirnya.

Ormas Ali Baba menunjukan berita digoogle

"Coba cek itu X3, Caffe Gram, Caffe Gue, Grand Krakatau, Jade, Hotel Regent dan hiburan di pusat kota lainnya. Kalau cuma ngomong burung beo juga bisa," imbuhnya.

Saat coba dilakukan penelusuran di salah satu tempat hiburan malam Grand Krakatau pada Kamis (18/4/2024) dinihari, keberadaan wanita seksi benar adanya sedang keluar masuk room karaoke, ada beberapa pelayan yang kedapatan membawa bir hingga Soju untuk pengunjung di dalam room. Bahkan live musik tampak baru beroperasi menjelang pukul 00.00 WIB.

Saat coba dikonfirmasi, Manajer Grand Krakatau, Wito melalui pesan singkat WhatsAppnya, enggan menanggapi pertanyaan soal kebenaran tempat usahanya yang diduga menjual miras dan adanya wanita seksi penghibur.

Hingga saat ini, Satpol PP Kota Cilegon belum bisa dimintai tanggapannya terkait keberadaan tempat hiburan malam yang diduga melanggar beberapa Perda yang seharusnya dijalankan atau ditegakan. (*/red)

#Pemerintahan
close