Antisipasi Tindak Kriminalitas di ASDP Merak
CILEGON – Ditsamapta Polda Banten bersama Satuan Narkoba Polres Cilegon, melakukan pengecekan intensif terhadap barang bawaan penumpang di pintu kedatangan kapal yang berlokasi di lantai dua Mall Sosoro, Pelabuhan Merak, pada Kamis (19/3/2026) malam.
Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menggunakan alat pemindai X-ray guna memastikan tidak ada barang terlarang yang lolos melewati Pelabuhan Merak.
Langkah ini, merupakan bagian dari Operasi Ketupat Maung 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan arus mudik melalui moda transportasi air.
Kapolres Cilegon, AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan, periksaan menggunakan alat pemindai X-ray, bertujuan untuk mendeteksi benda-benda terlarang, seperti narkotika dan bahan peledak serta memberikan rasa aman bagi para penumpang.
Selain itu, untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik Lebaran 2026 atau Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah ini, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.
Pengerahan Unit K9 itu, sebagai upaya memperketat pengamanan dan mengantisipasi adanya pelaku kejahatan yang berniat memanfaatkan momentum arus mudik untuk melancarkan aksi kriminal.
Kegiatan sterilisasi itu, dipimpin oleh Banit Satwa Ditsamapta Polda Banten Bripda Kevin Sihombing.
Dalam pelaksanaannya, kedua anjing pelacak tersebut, memeriksa dengan teliti area parkir hingga bagian luar kendaraan guna mendeteksi keberadaan barang-barang berbahaya maupun ilegal sebelum memasuki kapal penyeberangan.
Bripda Kevin Sihombing menjelaskan, kehadiran unit satwa ini, merupakan bagian dari prosedur keamanan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Pengamanan serupa, juga dilakukan di dermaga dan pelabuhan lain yang difungsikan sebagai jalur penyeberangan utama para pemudik.
"Kegiatan kami ini, bertujuan meminimalisir pelaku-pelaku kejahatan yang ingin memanfaatkan situasi arus mudik ini untuk melakukan kejahatan, seperti membawa bahan-bahan terlarang seperti narkoba atau mungkin bahan terlarang lainnya," ujar Bripda Kevin Sihombing.
Selain pengerahan Unit K9, upaya mempersempit ruang gerak peredaran narkoba, juga dilakukan di titik-titik rawan lainnya. (*/red)
#Peristiwa
Komentar