Kaji Muda Banten Dukung Penuh Kepemimpinan H. Erick Rebi'in Di PCNU Kota Cilegon

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Kaji Muda Banten Dukung Penuh Kepemimpinan H. Erick Rebi'in Di PCNU Kota Cilegon

Kamis, 23 April 2026



CILEGON – Dukungan terhadap kepemimpinan Ketua PCNU Kota Cilegon, H. Erik Rebiin, terus mengalir dari berbagai elemen organisasi masyarakat. Salah satunya datang dari M. Ibrohim Aswadi, Panglima Besar Ormas Kaji Muda Banten (Kesatuan Aksi Jam’iyah Intifadah Muda Banten), yang secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kepemimpinan serta program-program yang telah dijalankan.

Dalam keterangannya, M. Ibrohim Aswadi menilai bahwa meskipun baru satu tahun memimpin, H. Erik Rebiin telah menunjukkan kinerja yang progresif dengan menghadirkan berbagai terobosan strategis, khususnya dalam penguatan kaderisasi dan revitalisasi peran Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat Kota Cilegon.

“Dalam waktu yang relatif singkat, beliau mampu menggerakkan struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan. Program pengkaderan yang dilakukan secara menyeluruh menjadi bukti keseriusan dalam membangun fondasi organisasi yang kuat,” ujar Ibrohim. Kamis (23/4/2026).

Berdasarkan dinamika yang berkembang selama masa kepemimpinan saat ini, terdapat sejumlah capaian yang dinilai signifikan.

"Diantaranya pengkaderan berjalan  aktif di seluruh kecamatan se-Kota Cilegon, yang memperluas basis kader dan memperkuat ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah.
Peningkatan partisipasi generasi muda NU, terlihat dari meningkatnya keterlibatan dalam kegiatan keagamaan, sosial, dan organisasi," ujarnya.

"Penguatan konsolidasi internal organisasi, mulai dari tingkat cabang hingga ranting yang kini lebih aktif dan terstruktur," sambung Ibrohim.

Ia juga membeberkan sinergi lintas badan otonom (Banom) seperti GP Ansor, Fatayat, Muslimat, serta IPNU-IPPNU yang semakin solid dalam menjalankan program bersama.
Intensitas kegiatan sosial-keagamaan yang meningkat, termasuk pengajian, pelatihan kader, hingga gerakan sosial kemasyarakatan.

Lebih lanjut, Ibrohim juga menegaskan bahwa kepemimpinan H. Erik Rebiin dinilai berhasil dalam menjaga keseimbangan antara penguatan internal organisasi dan hubungan eksternal.

“Beliau mampu mengkonsolidasikan kekuatan organisasi dengan baik, baik secara internal maupun eksternal. Soliditas terus terjaga karena beliau aktif membangun dan menjalin silaturahmi dengan alim ulama, pondok pesantren, antar lembaga, hingga pemerintah. Ini menjadi kunci penting dalam memperkuat posisi NU di tengah masyarakat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Ibrohim juga menyoroti visi besar yang dibawa oleh H. Erik Rebiin dalam mengembalikan identitas Kota Cilegon sebagai kota santri yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman.
“Sdr. Erik Rebiin, SE memiliki semangat kuat untuk menguatkan kembali Cilegon sebagai kota santri. Beliau ingin memadukan peran ulama, umaro, santri, dan dunia industri sehingga pembangunan di Kota Cilegon tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi, tetapi juga dipenuhi dengan nilai-nilai keberkahan,” ungkapnya.

Menurutnya, gagasan tersebut menjadi sangat relevan dengan karakteristik Kota Cilegon sebagai kota industri yang tetap harus menjaga keseimbangan dengan nilai-nilai religius dan kultural masyarakatnya.

Ia juga menyoroti meningkatnya “ghiroh” atau semangat kader NU di Kota Cilegon yang dinilai lebih hidup dibanding sebelumnya. Hal ini menjadi indikator penting bahwa arah kepemimpinan saat ini berada pada jalur yang tepat.

“Kami melihat ada kebangkitan semangat kader yang luar biasa. Ini bukan sekadar program, tetapi gerakan yang membangkitkan ruh organisasi. Karena itu, kami dari Kaji Muda Banten menyatakan mendukung penuh kepemimpinan H. Erik Rebiin untuk terus dilanjutkan,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa keberlanjutan kepemimpinan menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas organisasi serta memastikan program-program strategis dapat terus berkembang secara maksimal.

“Konsistensi dan keberlanjutan adalah kunci. Jangan sampai program yang sudah baik justru terhenti di tengah jalan. Kami ingin melihat NU Kota Cilegon semakin kuat, modern, dan tetap berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” pungkasnya.

Dengan berbagai capaian dan visi besar tersebut, dukungan dari Kaji Muda Banten diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Kota Cilegon untuk terus bergerak maju dalam membangun umat dan memperkuat peran organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. (*/ red)


#Organisasi

close