Bersama Camat Cibeber dan Dinkes Cilegon Warga PCI Gotong Royong dan. Fogging Cegah Penyebaran DBD

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Bersama Camat Cibeber dan Dinkes Cilegon Warga PCI Gotong Royong dan. Fogging Cegah Penyebaran DBD

Senin, 14 September 2026
Camat Cibeber Sofan Maksudi turun langsung gotong royong bersama warga dan petugas Dinkes Cilegon 
‎CILEGON - Warga PCI Blok B RW 05, Kelurahan Kedaleman, Kota Cilegon bersama Dinas Kesehatan melakukan kerja bakti dan fogging untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue atau DBD.
‎Kegiatan dilakukan selama dua hari. Hari Jumat-Sabtu, 11-12 September 2026 digelar kerja bakti bersama, yang melibatkan warga, Ketua RW, Ketua RT, Kader, dan Kelompok Pekerja Sosial Masyarakat atau KPM.
‎Koordinasi juga dilakukan untuk mengedukasi warga terkait adanya kasus DBD di lingkungan tersebut.
‎5 hingga 10 Kasus DBD Ditemukan
‎Camat Cibeber Sofan Maksudi menjeskan, bahwa jumlah kasus DBD di lokasi itu masih simpang siur. Data dari tenaga kesehatan menyebut ada 5 kasus. Sementara Ketua RW menyebut jumlahnya mencapai 10 kasus.
‎"Yang jelas kita kemarin itu sebuah pendekatan kepada masyarakat untuk mengajak, mengedukasikan sebuah persoalan adanya wabah DBD di mana di lingkungan tersebut sudah terjangka beberapa kasus DBD warga," kata Sofan.
‎Data pastinya akan dikonfirmasi lebih lanjut ke Dinas Kesehatan Kota Cilegon.
‎Fogging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk
‎Memasuki hari Sabtu, 12 September 2026, tim dari Dinas Kesehatan Kota Cilegon turun langsung ke lokasi. Fogging atau pengasapan dilakukan dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan.
‎Sofan mengedujais sekaligus dilakukan  fogging untuk basmi nyamuk, warga juga diimbau untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk atau PSN secara mandiri.
‎"Kita di situ juga bersama-sama masyarakat mengajak menghimbau kepada warga RW 05 untuk terus beradaptasi menjaga lingkungan yang bersih, sehat," ujarnya
‎Petugas kesehatan menegaskan, fogging saja tidak cukup untuk menghentikan penyebaran DBD. Nyamuk yang belum menetas tidak akan mati jika hanya disemprot.
‎"Kalau kita mengandalkan membunuh nyamuk dengan menyemprot itu dengan fogging ya pengasapan namanya, kita tidak menjamin itu nyamuk yang belum hidup akan mati," kata warga menirukan penjelasan petugas kesehatan. Tegas Sofan
‎Sofan menambahkan, kepada Warga RW 05 diminta untuk terus waspada agar penyebaran DBD tidak meluas ke wilayah lain. Upaya pencegahan diharapkan bisa dilakukan langsung oleh masyarakat. Sambungnya. ‎(Y*/Red)


#Kesehatan
close