Dishub Cilegon Benahi Penerangan Jalan Umum, 684 Lampu Pintar Dipasang, Kabel Hilang Didata
✕

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Dishub Cilegon Benahi Penerangan Jalan Umum, 684 Lampu Pintar Dipasang, Kabel Hilang Didata

Sabtu, 24 Oktober 2026
Walikota Cilegon Robinsar (Tengah) bersama Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri (Kanan)


CILEGON,  — Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya meningkatkan kualitas penerangan jalan umum (PJU) guna menunjang kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Sebanyak 684 titik lampu PJU direncanakan akan diganti menggunakan teknologi Smart LED yang memungkinkan pemantauan kondisi lampu secara jarak jauh.

Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, penggunaan teknologi Smart LED menjadi langkah modernisasi sistem penerangan jalan di Kota Cilegon. Melalui teknologi tersebut, petugas dapat mengetahui kondisi lampu yang menyala maupun mengalami gangguan tanpa harus menunggu laporan masyarakat.

"Sebanyak 684 titik lampu akan kita ganti dengan Smart LED. Bedanya, kalau Smart LED ini bisa terpantau dan termonitor dari kantor, mana lampu yang mati dan mana yang hidup. Jadi masyarakat tidak perlu melaporkan, kita sudah bisa mengetahuinya," ujar Robinsar.

Menurutnya, sistem tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan gangguan penerangan jalan, sehingga masyarakat tidak perlu terlalu lama menghadapi kondisi jalan yang gelap akibat lampu tidak berfungsi.

Namun demikian, Robinsar mengakui masih terdapat persoalan yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah, yakni maraknya kehilangan kabel penerangan jalan akibat dugaan pencurian.

Ia menjelaskan, sejumlah lampu PJU yang terlihat padam sebenarnya masih dalam kondisi baik. Akan tetapi, lampu tersebut tidak dapat berfungsi karena kabel instalasinya hilang.

"Lampunya sebenarnya masih hidup, hanya memang kabelnya banyak yang hilang. Ini menjadi PR kita. Hari ini sekaligus kita data mana kabel yang hilang, kemudian kita pasang kembali, sekaligus mengganti lampunya," jelasnya.

Robinsar menegaskan, persoalan pencurian kabel PJU tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas memperindah kota, melainkan memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan pengguna jalan dan keamanan lingkungan.

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi kasus kehilangan kabel yang merugikan fasilitas publik tersebut.

"Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian. Karena lampu ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga dalam rangka kenyamanan dan keselamatan masyarakat. Saya rasa ini tanggung jawab bersama antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat untuk menjaganya," tegas Robinsar.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, mengajak seluruh masyarakat turut menjaga fasilitas penerangan jalan yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

Menurut Heri, lampu PJU merupakan aset publik yang manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas pada malam hari.

"Lampu ini merupakan aset bersama. Mari kita sama-sama menjaga dan memeliharanya," ujarnya.

Heri juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi PJU, khususnya jika terdapat orang yang melakukan pembongkaran atau penanganan perangkat penerangan jalan tanpa identitas petugas resmi.

"Segera laporkan kalau ada aktivitas di PJU yang bukan dilakukan petugas Dinas Perhubungan. Karena masih terjadi kehilangan kabel maupun MCB oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu menekan kasus pencurian komponen PJU sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan penerangan jalan.

Selain untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, penerangan yang memadai juga dinilai penting untuk meminimalkan potensi tindak kriminalitas di kawasan yang minim pencahayaan.

Heri memastikan, sebanyak 684 lampu Smart LED akan dipasang dalam program tersebut. Sementara itu, lampu lama yang masih layak digunakan tidak akan dibuang, melainkan dipindahkan ke lokasi lain yang membutuhkan penerangan.

"Yang Smart LED itu sebanyak 684 lampu. Sementara lampu yang lama akan kita pindahkan ke lokasi lain," pungkasnya.

Melalui program modernisasi PJU ini, Pemkot Cilegon berharap pengelolaan penerangan jalan menjadi lebih efektif, responsif terhadap gangguan, serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. (*/A)

#Pemerimtahan
close