Oleh: M. Ibrohim Aswadi
Saudara-saudaraku, seluruh Ketua RT se-Kota Cilegon yang sedang memperjuangkan harapan dan haknya, mari kita menyikapi persoalan kenaikan honor dengan kepala dingin, kesabaran, dan kebesaran hati.
Kita harus memahami bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tentu memiliki keterbatasan dan berbagai prioritas pembiayaan yang harus diselesaikan. Karena itu, saya mengajak seluruh Ketua RT untuk tetap bersabar, sembari terus menyampaikan aspirasi dan mengingatkan janji politik yang pernah disampaikan.
Perlu kita pahami bersama, masa jabatan kepala daerah adalah lima tahun. Artinya, masih ada ruang dan waktu untuk merealisasikan janji politik tersebut, dan saya memiliki keyakinan bahwa komitmen itu dapat diwujudkan ketika kondisi keuangan daerah semakin membaik.
Namun demikian, kesabaran masyarakat juga harus diimbangi dengan kebijaksanaan pemimpin dalam merespons harapan rakyatnya.
Pak Wali Kota Robinsar seyogianya dapat memberikan penjelasan yang proporsional, terbuka, dan menyejukkan kepada para Ketua RT, dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah saat ini. Sebab, para Ketua RT bukan sedang meminta sesuatu tanpa alasan, melainkan sedang menagih komitmen dan memperjuangkan harapan yang pernah dijanjikan kepada mereka.
Pernyataan yang bernada mempersilakan Ketua RT mundur dari jabatannya tentu bukan jawaban yang bijaksana. Perbedaan aspirasi jangan sampai dijawab dengan kesan menutup ruang dialog. Justru di sinilah diperlukan kepemimpinan yang mampu mendengar, memahami, dan menghargai setiap suara masyarakat.
Jabatan Ketua RT adalah bagian penting dari mata rantai pelayanan pemerintahan yang paling dekat dengan rakyat. Mereka bekerja, mengabdi, dan menjadi garda terdepan dalam mengurus berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Mari kita bangun komunikasi yang sehat, saling menghormati, dan saling memahami. Ketua RT tetap menjalankan pengabdiannya dengan tulus, sementara pemerintah kota harus tetap menjaga komitmen dan memberikan kepastian mengenai realisasi janji politiknya.
Sebab, kepemimpinan bukan hanya tentang keberanian menyampaikan janji, tetapi juga tentang kebesaran hati untuk mendengar, menjelaskan, dan mempertanggungjawabkan setiap komitmen kepada rakyat.
Kita ingin membangun Kota Cilegon bersama-sama, bukan mempertentangkan pemerintah dengan masyarakatnya. (*/)
(*/)M.ibrohim Aswadi
Penulis adalah aktivis, tokoh pergerakan di Kota Cilegon.
#Opini
Komentar