Masyarakat Bojonegara-Puloampel Stop Truk Tambang ODOL
KABUPATEN SERANG,— Aksi penyetopan kendaraan truk di ruas jalan nasional oleh Rohmatulloh, yang kerap disapa Romeo, selaku Pendiri Koalisi Masyarakat Bojonegara‑Puloampel (KMBP) sekaligus Ketua Umum Presidium Masyarakat Banten Bersatu (MBB) pada Selasa sore 03/11/2026.
Menurut keterangan Romeo, langkah penyetopan tersebut dilatarbelakangi oleh upaya lanjutan sosialisasi dan himbauan yang sebelumnya telah disebarkan melalui spanduk terkait ketertiban muatan dan keamanan lalu‑lintas. Pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada para pengusaha tambang galian C agar menertibkan para sopir truk yang beroperasi dengan muatan over dimensi over load (ODOL).
Ia menambahkan bahwa muatan berlebih (overload) secara jelas dilarang berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 567. Di lapangan masih banyak truk pengangkut material split dan beskos yang beroperasi dengan muatan melebihi batas serta tidak ditutup terpal. Kondisi ini sering menyebabkan material tumpah ke permukaan jalan dan membahayakan pengendara lain, baik yang bergerak searah maupun yang datang dari arah berlawanan.
“Muatan yang tumpah di jalan sangat mengancam keselamatan pengguna jalan lain, baik pengendara di belakang maupun yang berlawanan arah,” ujar Rohmatulloh melalui pesan whatsapp Rabu 04/11/2026.
Pihak!nya berharap para pengusaha tambang dan sopir segera mematuhi peraturan yang berlaku, guna menurunkan risiko kecelakaan lalu‑lintas di wilayah tersebut. Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak pengusaha tambang maupun instansi terkait atas tindakan penyetopan tersebut. (*red)
#Peristiwa
Komentar