Polda Banten dan Lampung Gelar Rapat Perkuat Koordinasi Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Polda Banten dan Lampung Gelar Rapat Perkuat Koordinasi Pengamanan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026
Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga ikut menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. (Foto : Daeng Yusvin)



CILEGON— Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menghadiri rapat koordinasi lintas sektoral di Polda Lampung, dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. 

Rapat tersebut, juga dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya ASDP Indonesia Ferry, KSOP, BMKG, serta Kementerian Perhubungan.

Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, juga nampak ikut menghadiri rapat yang berlangsung di Mapolda Lampung ini, yang difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan jalur tol dan penyeberangan laut.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan, bahwa pertemuan tersebut juga membahas standar operasional prosedur (SOP) serta mekanisme manajemen lalu lintas orang dan barang selama periode mudik.

Menurutnya, kesiapan sarana dan prasarana, serta optimalisasi sumber daya manusia menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah.

"Kami memastikan kesiapan personel dan infrastruktur untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik agar berjalan aman dan lancar. Termasuk penguatan SOP dan manajemen lalu lintas kendaraan maupun penumpang," jelasnya.

Ia menambahkan, pengamanan akan dimulai sejak H-7 Lebaran melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan unsur Polri, TNI, SAR, BMKG, dan instansi terkait lainnya.

"Kami akan menggelar seluruh kekuatan secara terpadu sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah atau 2026 Masehi," ujarnya. 

Sementara itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyampaikan, rapat ini menjadi forum strategis untuk menyinkronkan data serta melakukan evaluasi pengamanan mudik tahun-tahun sebelumnya.

"Hari ini, kami membahas kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Kami melakukan sinkronisasi data dan evaluasi hasil pengamanan tahun 2024 dan 2025 sebagai bahan penyempurnaan rencana tahun ini," ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Ia menekankan, pentingnya integrasi pelayanan, khususnya bagi masyarakat pengguna transportasi kapal laut dari Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya, agar seluruh proses berjalan terkoordinasi dengan baik.

Selain itu, Kapolda Lampung menjelaskan, bahwa skema tersebut disiapkan sebagai langkah antisipatif guna mengurai potensi kepadatan kendaraan, khususnya pada arus mudik dan arus balik Lebaran. 

"Strategi Delay System, kami siapkan sebagai langkah pengendalian arus lalu lintas. Namun, penerapannya bersifat situasional, menyesuaikan dengan volume kendaraan di lapangan. Apabila kepadatan masih dalam batas wajar, maka optimalisasi kantong parkir di sekitar pelabuhan akan menjadi prioritas," ujar Kapolda Lampung. 

"Harapannya, saat pelaksanaan pelayanan masyarakat khususnya pengguna transportasi kapal laut dari Merak ke Bakauheni dan sebaliknya dapat berjalan terkoordinasi dan terintegrasi dengan baik," terangnya. (*/DY)


#Nasional
close