Tokoh Cilegon Bongkar Peran Besar Sekolah Swasta: “Diam-Diam Selamatkan Banyak Orang” di Kota Industri

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Tokoh Cilegon Bongkar Peran Besar Sekolah Swasta: “Diam-Diam Selamatkan Banyak Orang” di Kota Industri

Selasa, 12 Mei 2026
Illustrasi (foto: iStock)


CILEGON – Di balik kerasnya persaingan hidup di kota industri, ternyata ada peran besar sekolah swasta yang selama ini jarang disorot publik. Hal itu diungkap tokoh masyarakat Cilegon, Ustad Sunardi, yang dikenal vokal menyoroti persoalan sosial budaya, seperti pengangguran dan kehidupan masyarakat kecil.

Dengan gaya bicara sederhana namun penuh makna, Ustad Sunardi menyampaikan rasa hormat kepada para wali murid yang tetap berjuang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah swasta. Menurutnya, keputusan itu bukan sekadar urusan pendidikan, tetapi ikut menghidupkan roda ekonomi masyarakat.

“Banyak orang tidak sadar, sekolah swasta itu membantu mengurangi pengangguran di kampung-kampung dan kota. Ada guru honorer, pegawai sekolah, pedagang sekitar sekolah, semuanya ikut hidup,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Di tengah kondisi ekonomi yang tak selalu stabil, biaya SPP yang dibayarkan wali murid disebut menjadi sumber perputaran uang yang sangat penting. Dari uang sekolah itulah, banyak kebutuhan masyarakat bisa terus bergerak.

“SPP yang dibayar wali murid itu bukan cuma buat sekolah. Dampaknya sampai ke pasar tradisional, warung kecil, bahkan ekonomi warga sekitar,” katanya.

Pernyataan itu pun langsung menyita perhatian. Sebab selama ini, sekolah swasta sering dipandang sebelah mata, padahal keberadaannya disebut menjadi penyelamat bagi banyak tenaga kerja, terutama guru honorer yang tetap bertahan mengabdi meski dengan keterbatasan.

Ustad Sunardi juga menyinggung kehidupan masyarakat di tengah megahnya kawasan industri. Menurutnya, pembangunan jangan hanya bicara soal investasi besar dan pabrik tinggi menjulang, tetapi juga harus melihat perjuangan rakyat kecil yang terus bertahan lewat dunia pendidikan.

“Dari rakyat untuk rakyat. Kalau sesama rakyat saling bantu dan gotong royong, kehidupan akan terasa lebih ringan,” ucapnya.

Ucapan itu sontak menjadi perhatian banyak kalangan. Di tengah hiruk-pikuk kota industri, suara Ustad Sunardi seolah menjadi pengingat bahwa ada peran besar sekolah swasta yang selama ini bekerja dalam diam, namun nyata menjaga kehidupan masyarakat tetap berjalan.(*/Has)

#Pendidikan
close