..
CILEGON— Gerakan Mahasiswa (GEMA) Al-Khairiyah Provinsi Banten secara resmi memasuki babak baru kepemimpinan dengan dilantiknya Supardi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten pada Jumat, 5 Juni 2026.
Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran organisasi mahasiswa Al-Khairiyah sebagai wadah kaderisasi intelektual, sosial, dan keislaman yang berorientasi pada kemajuan daerah serta pembangunan bangsa.
GEMA Al-Khairiyah merupakan badan otonom yang bergerak dalam pengembangan kapasitas mahasiswa dan kader muda Al-Khairiyah melalui berbagai program kaderisasi, kepemimpinan, pengabdian masyarakat, dan penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat. Organisasi ini memiliki komitmen untuk melahirkan generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
Dalam sambutannya, Supardi menegaskan bahwa amanah kepemimpinan yang diberikan kepadanya merupakan tanggung jawab moral dan organisatoris yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi. Menurutnya, GEMA Al-Khairiyah harus mampu menjadi ruang aktualisasi kader yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial serta kemampuan kepemimpinan yang adaptif terhadap perubahan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat tradisi intelektual, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat. GEMA Al-Khairiyah harus hadir sebagai organisasi yang progresif, solutif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda serta tantangan pembangunan daerah,” ujar Supardi.
Secara akademis, kepemimpinan organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk modal sosial (social capital) dan modal kepemimpinan (leadership capital) generasi muda. Oleh karena itu, DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Supardi berkomitmen untuk mengembangkan program-program yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi digital, pemberdayaan masyarakat, advokasi kebijakan publik, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, terlebih kepada pendidikan,dakwah, dan ekonomi.
Pelantikan ini juga dipandang sebagai langkah strategis dalam melanjutkan cita-cita perjuangan Al-Khairiyah yang sejak berdiri pada tahun 1925 telah berkontribusi dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Al-Khairiyah dikenal sebagai salah satu organisasi pendidikan dan kemasyarakatan Islam yang memiliki sejarah panjang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Ke depan, DPW GEMA Al-Khairiyah Provinsi Banten diharapkan mampu menjadi pusat pengembangan kepemudaan yang produktif, inovatif, dan kolaboratif melalui sinergi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Dengan semangat Ilmu, Iman dan Amal yang menjadi nilai dasar perjuangan Al-Khairiyah, kepengurusan baru optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Banten dan Indonesia pada umumnya.
"Sekali mendayung semua pulau terlampaui, sekali mendaki semua gunung terjajahi". tutup Supardi. (*/red)
#Organisasi
Komentar