Disperkim dan Konsultan Disebut Tidak Sinkron, Kontraktor Proyek Pokir Dewan Rp124 Juta Di Link Gudang Cilegon Kecewa
✕

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Disperkim dan Konsultan Disebut Tidak Sinkron, Kontraktor Proyek Pokir Dewan Rp124 Juta Di Link Gudang Cilegon Kecewa

Minggu, 04 Oktober 2026
Papan Informasi Proyek


 CILEGON— Proyek Pokir Dewan berupa  pemasangan paving block yang berlokasi di Link. Gudang RW 003, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, diduga dikelola tanpa arah, asal-asalan, dan tidak transparan. Sehingga membuat pihak ketiga atau kontraktor pelaksana kecewa.

Proyek dari Anggaran APBD Kota Cilegon Tahun 2026  sebesar Rp124.966.900; terancam sia-sia atau tidak terserap meski dinas terkait sudah membuat komitmen dengan pihak pelaksana. Pasalnya, diawal pekerjaan, pihak pelaksana sudah menunggu berjam-jam, pihak konsultan dari PT Tetinggi Muara Sakti  tidak kunjung hadir. Bahkan titik ukur di lokasi dipasang sembarangan padahal paving lama sudah dibongkar, namun belum ada kepastian.
 
Sehingga hal itu membuat, kontraktor pelaksana CV. Maju Jaya, Wawan, meluapkan kekesalannya.
 
"Saya tunggu dari jam 14.00 sampai jam 16.00 WIB konsultan PT. Tetinggi Muara Sakti tak datang! Padahal harus sinkronkan ukuran dan volume. Paving lama sudah dibongkar, lingkungan sudah diacak-acak — tapi keputusan belum ada. Mana bisa begini?," ungkap Wawan, kesal. Sabtu (3/10/2026).
 
 "Ini titik awal dulu dipasang sambil menunggu kejelasan dari dinas dan konsultan," sambungnya.
 
Pekerja di lokasi blak-blakan tanpa ragu meluapkan keluhan.
 
Ketua RT setempat pun prihatin saat ditemui di lokasi. Ia mempertanyakan komitmen pihak konsultan dan pejabat dinas terkait.
 
"Konsultannya sibuk di tempat lain. Sore begini, besok libur — mana ada dinas buka? Biarkan begitu saja?" ujarnya.
 
Aktivis Ormas PP, Sahiri menanggapi persoalan ketidaksinkronan jadwal tersebut, seperti sudah biasa di Dinas Perkim 
 
"Dinas Perkim sudah bertahun-tahun kerjakan proyek begini, masih saja tidak becus! Diduga tidak transparan, tidak sinkron — pelaksana dan warga dikorbankan menunggu tanpa kepastian. Pekerjaan jangan dipasang asal pasang, 'pikirnya saja— apakah nanti hasilnya sesuai RAB atau cuma asal tuntas supaya anggaran cair?"," tegasnya.

Pantauan di lokasi, tampak pada titik awal pemasangan sudah dipasang paving block asal-asalan, padahal kesepakatan teknis dan batas diketahui belum ada kejelasan antara kontraktor, konsultan dan dinas.
 
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Perkim Kota Cilegon belum merespons pesan konfirmasi via WhatsApp.
Begitu juga PT. Tetinggi Muara Sakti belum ada penjelasan untuk dikonfirmasi karena  mangkir dari lokasi.
Awak media masih menunggu penjelasan dari jawaban pejabat terkait dan konsultan pelaksana.
 
Uang rakyat tidak boleh asal digunakan untuk pekerjaan proyek yang sepertinya tidak serius dilaksanakan ini. Siapa yang bertanggung jawab atas kekacauan di pemukiman warga ini? Apakah ada yang sengaja menunda demi keuntungan tertentu? Atau memang sibuk karena semua proyek Pokir Dewan dikerjakan diwaktu yang hampir bersamaan. (*/Rom)

#Pembangunan
close