Pokmas Kelurahan Bagendung Siap dan Antusias Laksanakan Program Saban Juare Termin 2
✕

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Pokmas Kelurahan Bagendung Siap dan Antusias Laksanakan Program Saban Juare Termin 2

Senin, 05 Oktober 2026



CILEGON— Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, mulai mematangkan pelaksanaan Program Saban Juare di termin kedua melalui Pra Construction Meeting (PCM) yang digelar di Aula Kelurahan Bagendung, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan termin kedua tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 5 Oktober 2026, dengan empat titik pekerjaan yang menjadi prioritas pembangunan di lingkungan Kelurahan Bagendung.

Ketua Pokmas Bagendung, Hambasi, mengatakan empat kegiatan tersebut meliputi dua titik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masing-masing di RT 01/01 dan RT 05/02, pembangunan drainase di RT 02/01, serta Penerangan 

 Lingkungan (PJL) di RT 08/04.
“Untuk termin kedua ini ada empat kegiatan, yaitu dua titik RTLH, drainase dan PJL. Kami berharap seluruh pelaksanaan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Hambasi kepada media, Minggu (4/10/2026).

Namun di balik pelaksanaan pembangunan tersebut, Hambasi menyoroti persoalan keterbatasan anggaran Pokmas yang selama dua tahun terakhir anggarannya tak sebesar seperti tahun tahun sebelumnya

Menurutnya, kondisi tersebut membuat ruang gerak Pokmas dalam memenuhi kebutuhan pembangunan masyarakat menjadi sangat terbatas. Apalagi kebutuhan infrastruktur di tingkat kelurahan terus berkembang dan terus bertambah

Hambasi menjelaskan, Kelurahan Bagendung memiliki sembilan RW. Dari jumlah tersebut, terdapat empat RW yang masuk kawasan perumahan Bumi Cilegon Asri (BCA).

Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pihaknya memilih memprioritaskan pembangunan di wilayah permukiman lama yang dinilai lebih membutuhkan intervensi program.

“Anggaran masih sangat minim, sehingga kami mengambil langkah untuk memprioritaskan RW yang lama agar mendapatkan kegiatan. Sementara untuk kawasan perumahan, kebetulan masih dalam pengawasan pengembang, sehingga belum bisa kami akomodir,” jelasnya.

Hambasi berharap Pemerintah Kota Cilegon dapat mengevaluasi kembali kebijakan anggaran DPWKL bagi Pokmas. Ia bahkan meminta agar alokasi anggaran dapat dikembalikan seperti sebelumnya sehingga pembangunan di tingkat lingkungan tidak berjalan dengan keterbatasan yang terlalu besar.

“Kami berharap ada kebijakan dari Wali Kota Cilegon agar anggaran dapat dinormalkan seperti tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Ia menilai, peningkatan anggaran bukan sekadar persoalan nominal, tetapi berkaitan langsung dengan kemampuan Pokmas dalam menjawab kebutuhan pembangunan masyarakat.
“Sudah dua tahun Pokmas se-Kota Cilegon mendapat anggaran tidak seperti tahun sebelumnya  karena mungkin keterbatasan dana Kalau kondisi ini terus dipertahankan, saya rasa memang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Hambasi menegaskan pihaknya tetap berkomitmen menjalankan kegiatan DPWKL termin kedua secara maksimal dan transparan agar pembangunan yang telah diprioritaskan benar-benar memberikan manfaat bagi warga.

“Kami berharap kegiatan DPWKL termin kedua ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi keberlanjutan pembangunan di Kelurahan Bagendung khususnya dan Kota Cilegon pada umumnya. Semoga slogan Saban Juare bisa terus maju dan mampu menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan,” pungkas Hambasi. (*/red)

#Pembangunan
close